Alasan Sulit Cari Kerja, Pria Asal Dupak Masigit Ini Pilih Jualan Sabu

 184 total views,  2 views today

 

Barang Bukti Sabu Yang Siap Di Edarkan Beserta HP Alat Komunikasi Telah Di Amankan
Barang Bukti Sabu Dalam Kemasan Yang Siap Di Edarkan Beserta HP Alat Komunikasi Telah Di Amankan Unit Satresnarkoba

Surabaya, Indonesia Jaya – Unit Satresnarkoba Polrestabes Surabaya tak henti-hentinya memberantas peredaran narkoba. Satu pengedar diringkus saat membawa sabu seberat 4,4 gram. Rabu (23/12/2020).

Pelaku tersebut bernama Mojib (36), warga Dupak Masigit, Bubutan Surabaya. Ia mengedarkan sabu dalam 20 bungkus plastik klip yang dibagi setiap plastiknya berisi 0,22 gram.

Kasatresnarkoba Polrestabes Surabaya, AKBP Memo Ardian mengungkapkan penangkapan pelaku ini pengembangan dari kasus penangkapan sebelumnya. Dari hasil penyelidikan yang dilakukan pihaknya berhasil menemukan alamat korban.

“Kami menangkap pelaku di rumahnya di Jalan Dupak Masigit. Saat ditangkap pelaku sedang membagi sabu seberat 4,4 gram ke dalam 20 bungkus plastik klip,” ujar Memo.

Selain mengamankan sabu, polisi juga mengamankan barang bukti lain berupa satu skrop plastik sedotan dan satu buah handphone Samsung yang digunakan pelaku untuk melakukan transaksi.

Sementara dari pemeriksaan yang dilakukan pelaku mengaku terpaksa melakukan pekerjaan sebagai pengedar narkoba lantaran susah mencari pekerjaan saat kondisi pandemi virus corona (Covid-19).

“Menjadi pengedar sabu untuk memenuhi kebutuhan sehari-harinya karena kesulitan mencari pekerjaan saat kondisi pandemi seperti sekarang ini,” ungkap Memo.

Akibat perbuatannya, Mojib disangkakan Pasal 114 Ayat (1) dan Pasal 112 Ayat (1) UU. RI. No. 35 Tahun 2009, tentang Narkotika.

Kasus ini masih akan terus dikembangkan untuk menemukan pelaku lainnya. “Kami akan mengembangkan dari penangkapan ini untuk cari dan temukan pelaku lain yang terkait.

Sementara untuk kepentingan penyidikan pelaku dilakukan penahanan di Rutan Polrestabes Surabaya,” tandas Memo.(Onk/Red)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *