Pernyataan Permohonan Maaf Kepada Seluruh Wartawan Cirebon Atas Pencemaran Profesi Jurnalis

 114 total views,  6 views today

 

ZK saat konfrensi pers terkait permohonan maaf dengan para awak media
ZK saat konfrensi pers terkait permohonan maaf dengan para awak media

Cirebon, Indonesia Jaya – Terkait pencemaran nama baik jurnalis,lewat akun facebook(fb)akun atas nama “ZK” warga Pabuaran Lor, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Cirebon. ZK diadukan ke Satreskrim Polresta Cirebon karena diduga melakukan penghinaan dan pencemaran nama baik terhadap profesi wartawan.lewat akun fb-nya ,ZK menuduh wartawan “menerima suap,”jelas jelas sudah melanggar atas tulisan di FB itu, ZK diduga melanggar Pasal 27 dan Pasal 45 UU ITE, Pasal 310 ayat 2 KUHP dan Pasal 311 KUHP.

Setelah kasusnya di laporkan ke ranah hukum,kini ZK mengutarakan pernyataan permohonan maafnya ke seluruh insan pers khususnya yang ada di Kabupaten Cirebon,Jawa Barat,melalui konferensi pers dengan para jurnalis,yang bertempat di RM.Pringsewu jl.cirebon-kuningan(gronggong), Minggu (27/12/20).

ZK saat membacakan permohonan maaf di hadapan para jurnalis Cirebon
ZK saat membacakan permohonan maaf di hadapan para jurnalis Cirebon

ZK mengutarakan permohonan maafnya di hadapan para jurnalis yang menghadiri conferensiperss tersebut,dalam kutipan permohonan maafnya ZK menuturkan,”saya atas nama pribadi meminta maaf kepada seluru wartawan yang ada di indonesia khususnya di kabupaten cirebon memohon dengan sangat atas tindakan saya terkait akun facebook saya tentang para jurnalis,dan tidak akan mengulanginya lagi atas tindakan pencemaran nama baik tersebut,dari hati saya yang paling dalam”.

Disisi lain menurut ketua HIPWI(Holistik Insan Penulis dan Wartawan Indonesia) DPD Provinsi Jawa Barat Umar Amaro,menuturkan pada media,”Ya intinya kepada masyarakat untuk berhati-hati bermain medsos Jangan sampai kita awam dalam hukum,apa lagi salah salah dalam penggunaannya.Apalagi itu ditujukan kepada salah satu lembaga, atau mungkin juga kepada lembaga pemerintahan atau kepolisian, sama saja jadi berhati-hatilah dalam menggunakan medsos.Apalagi sekarang kan kepolisian sudah membentuk tim cyber ke dalam medsos, ini jelas undang-undang IT-nya.apa bila salah penggunaannya akan selalu dikecam sekali. Jadi berhati-hatilah jangan asal tadinya berniat main-main tapi nanti di tangani sama orang-orang ahli hukum atau orang-orang yang paham tentang hukum,maka ujung ujungnya akan dilaporkan secara hukum.Sekali lagi kepada masyarakat berhati-hati,gunakan dunia medsos dengan baik dan benar.pungkasnya.(Anis)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!