Gebyar Kebhinnekaan Pentas Seni Lintas Agama Perkumpulan IMP 2020.

 261 total views,  3 views today

 

Para Tokoh Lintas Agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Khonghucu dan Penghayatan Kepercayaan.
Para Tokoh Lintas Agama dari Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Khonghucu dan Penghayatan Kepercayaan

Surabaya, Indonesia Jaya – Bertempatkan di Pondok Pesantren Ahlus-Shafa Wal Wafa Simoketawang Wonoayu Sidoarjo (Senin 28/12/2020) Perkumpulan Indonesia Merayakan Perbedaan (IMP) mengelar Gebyar Kebhineekaan bertajuk Pentas Seni Lintas Agama dipandu oleh Dr. R. Otto Bambang Wahyudi dari Penghayatan Kepercayaan. Tentunya pagelaran seni lintas agama ini tetap mengikuti protokol kesehatan dimasa pademi Covid 19 ini. Sehingga tidak bisa mengundang banyak orang dan dikuatirkan menjadi claster baru penyebaran virus. Kegiatan ini hanya dihadiri kalangan terbatas dan tetap bisa diikuti melalui Webinar dan Chanel YouTube IMP.

Kegiatan IMP ini adalah episode yang ke 38 yang bisa diikuti melalui Webinar setiap hari senin jam 19.00 Wib selama tahun 2020. Diakhir tahun 2020 ini episode ke 38 ditutup dengan kegiatan Gebyar pentas seni lintas agama dan doa bersama.

Acara ini dibuka oleh KH. Muhammad Nizam Asshofa (Gus Nizam) selaku pimpinan Ponpes Ahlus-Shafa Wal Wafa dan sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Indonesia Merayakan Perbedaan atau disingkat IMP.

Tampak hadir juga Kepala Bakesbangpol Prov Jatim Drs. Ec. Jonathan Judyanto, MMT. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa kegiatan merajut kebhinnekaan memang cukup melelahkan, tetapi itu merupakan suatu bukti nyata akan kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang beraneka ragam budaya dan agamanya. Jangan pernah lelah untuk mencintai Indonesia pungkas beliau.

Sebelum setiap perwakilan agama menampilkan kreasi seninya, diawali orasi kebangsaan oleh setiap tokoh agama yang hadir maupun tokoh agama yang mengikuti dan berpartisipasi lewat Webinar. Yang intinya masing-masing tokoh agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, Khonghucu dan Penghayatan Kepercayaan Kepada Tuhan YME mengajak semua saudara sebangsa setanah air Indonesia tetap menjaga kebhinekaan dengan rasa persaudaraan penuh kasih sayang dan toleransi. Sesuai jargon IMP yaitu Semua adalah Saudara.

Olivia Yunita perwakilan dari Agama Khonghucu menampilkan Tai Chi Kung Fu Fan.
Olivia Yunita perwakilan dari Agama Khonghucu menampilkan Tai Chi Kung Fu Fan

Kegiatan ini diakhiri dengan doa kebangsaan untuk mengucapkan doa syukur selama melewati tahun 2020 dan memohon harapan semoga di tahun yang baru 2021 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. (LTY)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *