TANAH KAS DESA YANG DIJUAL KE PENAMBANG

 228 total views,  4 views today

 

Tanah Kas Desa
Tanah Kas Desa Berpindah Fungsional

Mojokerto, Indonesia Jaya – Pengelolaan aset desa dilaksanakan berdasarkan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi dan keterbukaan, efisiensi, akuntabilitas dan kepastian nilai. Senin, 18/1/2021

Kepala Desa sebagai pemegang kekuasaan pengelolaan aset desa berwenang dan bertanggungjawab atas pengelolaan aset desa,dimana dalam hal ini kepala desa wajib menjaga dan mengembangkan aset desa,bukan malah membiarkan atau mengabaikan adanya pelanggaran dengan adanya perubahan bentuk tanah kas desa yang subur dan sekarang nampak seperti sebuah lahan mati yakni akibat adanya penambangan batu yang diduga penambang bodong.

Selasa 1/12/20 Tim media Indonesia jaya mendatangi kediaman Mr.S (penambang)
Menurut keterangan Mr.S selaku penambang yang diduga tanah kas desa yang berada di wilayah kecamatan Gondang kabupaten Mojokerto,dulu pada tahun 2014 dia membeli kepada almarhum kades bernama Mr.SL ,namun karena kondisinya tidak bisa dimanfaatkan sebagai lahan pertanian,maka kami gali dan hasil galian kita jual ke pabrik pemecah batu (calvary) yang tak jauh dari rumahnya,sudah jelas itu tanah ganjaran atau aset desa kok berani membeli bahkan menggali sampai sedalam itu ?? Mr.S hanya diam dan bingung, tanah kas desa itu digali pada tahun 2014 hingga 2016 dan hasil dari galian itu oleh mr.S dijual ke pabrik beton terkenal.

Sabtu 5/12/20 tim awak media Indonesia jaya mendatangi pabrik beton calvary guna menemui HRD nya,namun menurut security bila hari Sabtu jarang sekali pak pejabat disini yang masuk,lalu tim mengubungi salah satu pejabat yang berwenang di calvary melalui handphone, Alhamdulillah direspon baik oleh pejabat bernama Mr.N. Menurut keterangan yang diberikan Mr.N,selama ini pihak calvary selalu membeli batu dari penambang yang ijinnya resmi, dan bila ini mencuat adanya dugaan tanah kas desa yang diambil batunya dan dijual ke calvary itu suatu kebohongan, berarti pihak penambang membohongi kita,saat kami tanya balik apabila pihak calvary merasa ditipu dan dibohongi,apakah akan menuntut pihak penambang dengan pasal pencemaran nama baik ?? Mr.N tidak akan mempermasalahkan dalam hal ini,karena menurutnya itu kejadian sudah lama dan dianggap bukan suatu permasalahan,ada apa ini ??

Maka dalam hal ini kita kembalikan lagi gimana langkah tegas kepala desa terkait kejadian ini, padahal sudah jelas Wewenang dan Tanggung Jawab Kepala Desa dalam menetapkan kebijakan pengelolaan aset desa.

Menetapkan pembantu pengelola dan petugas/pengurus aset desa. Sekretaris Desa selaku pembantu pengelola aset desa dan unsur Perangkat Desa sebagai petugas/pengurus aset desa berasal dari Kepala Urusan.Menetapkan penggunaan, pemanfaatan atau pemindahtanganan aset desa.

Menetapkan kebijakan pengamanan aset desa,
mengajukan usul pengadaan, pemindahtanganan dan atau penghapusan aset desa yang bersifat strategis melalui musyawarah desa, berupa tanah kas desa,pasar desa,pasar hewan, bangunan desa,pelelangan ikan yang dikelola oleh desa. Pelelangan hasil pertanian,hutan milik desa,mata air milik desa,pemandian umum dan
aset lainnya milik desa,menyetujui usul pemindahtanganan dan penghapusan aset desa sesuai batas kewenangan dan menyetujui usul pemanfaatan aset desa selain tanah dan/atau bangunan.

Senin 7/12/20 tim awak media Indonesia jaya datang ke kantor kelurahan yang berada di wilayah kecamatan Gondang untuk menemui kades guna konfirmasi terkait dugaan tanah kas desa yang dijual, menurut keterangan kades yang pada saat itu pula didampingi oknum anggota ormas tertentu mengatakan dalam hal ini saya tidak ikut berperan,namun saat kejadian itu mengetahui karena saya sebagai Kasun dusun ,kapan hari pernah ada rencana mau diambil lagi oleh pihak kelurahan dan pihak kelurahan bersedia mengganti rugi kepada penambang, namun belum ada jawaban dan respon sesuai harapan ungkap kades,maka dalam hal ini bisa dikatakan saling lempar tanggung jawab atas hangusnya tanah desa yang merupakan aset desa dan aset negara pula (bersambung) {Bdet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!