Gempa yang melanda majene dan mamuju, warga Pulau Karampuang kenak imbas

 120 total views,  2 views today

 

Tenda darurat se adanya para pengungsi korban gempa di majene dan mamuju
Tenda darurat se adanya buat para pengungsi korban gempa di majene dan mamuju

Mamuju, Indonesia JayaGempa bumi berkekuatan M5,9 dan disusul dini hari dengan kecepatn M6,2 SR dini hari juga mengguncang desa Karampuang, kecamatan Mamuju kabupaten Mamuju sulawesi barat (SULBAR) dimana desa tersebut merupakan pulau yg berada tepat depan kota Mamuju Sulawesi Barat berdasarkan keterangan koordinator posko dusun Bonelangka bahwa penyaluran bantuan baru sampai dilokasi pengungsian dihari ke empat prabencana terjadi Senin,18/1/2020 tepatnya dari pukul 04.15 hingga pukul 19.00 WITA.

Kami dipeengungsian sejak jam 16-15 WITA hingga jam 17- 00 WITA pak”ujar koordinator posko dusun Bonelangka. adapun bantuan Donatur dan Lanal Angkatan Laut sebagaimana bantuan tersebut telah dikawal langsung hingga ke desa Karampuang beras.1,5 kg ,mie instan 5 bungkus ,air mineral/air kemasan 5 gelas setiap Kepala Keluarga, adapun bahan lain berupa gula dan minyak goreng kemasan dibagikan sebanyak 3 kg setiap tenda dengan jumlah tenda sementara pengungsi mencapai 15 tenda dan diantara masyarakat mesih ada yg sementara memasang tenda dari beberapa keluarga yg baru mendapatkan tenda pembagian dari pemerintah dan itupun belum mencukupi dengan jumlah pengungsi yang ada saat ini pungkasnya Masri (bapak Chika) salah seorang pengungsi posko Bonelangka

Andari kordinator pengungsian pulau karangpuang
Andari kordinator pengungsian pulau karampuang

“Kami masih butuh tenda pak mengingat jumlah pengungsi masih banyak yg belum punya tempat berteduh”tutur salah seorang pengungsi, koordinator menambahkan kalau penyaluran bantuan dimaksud dikawal oleh Lanal Angkatan Laut provinsi Sulawesi Barat langsung ke desa Karampuang, untuk badan penanggulangan bencana daerah (BPBD) propensi baikpun daerah juga belum ada, dari dinas kesehatanpun msih belum ada, apa lagi sekarang musim hujan otomatis wabah penyakit akan menebar kemana. jadi saya berharap kepada pemerintah daerah, dan pemerintah propensi dan juga pemerintah pusat tolong di perhatikan warga yang lagi kenak musibah gempa di bumi sulawesi barat ini, kareba kami tidak bisa beraktivitas seperti biasanya.

Awak media indonesia jaya mencoba menghubungi kepala desa karampuang untuk komfirmasi melalui handpon namun masih terkendala dengan jaringan, Mengenai jumlah kerusakan rumah penduduk dan fasilitas lain sampai saat ini belum ada kejelasan mengingat terkendala mengkonfirmasi dengan kepala desa Karampuang walaupun dokumentasi kondisi kerusakan dimaksud sudah ada pada saya dikirim via WA berapa teman dan keluarga yg ada disana pungkasnya sehingga berita ini di terbitkan. {Asran}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *