Kinerja Inspektorat Kabupaten Mojokerto Patut Di Pertanyakan

 249 total views,  2 views today

 

Amir selaku selaku Kasubag evaluasi dan pelaporan
Amir selaku Kasubag evaluasi dan pelaporan

Mojokerto, Indonesia Jaya – Semakin tidak jelas fungsi dan manfaat dari institusi inspektorat, selama dalam pantauan tim awak media Indonesia jaya beberapa bulan ini seakan inspektorat tidak ada fungsinya,di duga sangat lemah fungsinya sebagai pembina dan pengawasan program pemerintah, khususnya program desa yang menggunakan anggaran dana desa.

Sebuah contoh yang terjadi di lapangan,adanya sebuah proyek pembangunan yang diduga tidak sesuai spesifikasi,namun menurut keterangan dari pejabat desa proyek itu sudah di periksa oleh inspektorat. Yang jadi pertanyaan apakah pemeriksaan yang dilakukan oleh inspektorat sudah menyakup keseluruhan, misalkan dari sekian anggaran yang dibelanjakan apakah sudah sesuai yang dikerjakan,juga kualitas dari fisik apakah sudah layak ??

Apabila pihak inspektorat sudah mengatakan layak dan sesuai prosedur,kenapa sejauh ini banyak sekali ditemukan proyek di beberapa desa yang sangat jauh dari harapan, terlebih aroma nakal muncul disaat mulai mengerjakan suatu program atau proyek desa, misalnya banyak ditemukannya proyek yang tidak memasang papan proyek,hingga tak bisa dipungkiri proyek yang masih berusia jagung sudah rusak.

Sebagai Aparat “Pengawasan Internal Pemerintah (APIP), “Inspektorat Daerah” memiliki”peran” dan posisi yang sangat strategis baik ditinjau dari aspek fungsi-fungsi manajemen maupun dari segi pencapaian visi dan misi serta program-program pemerintah. Dari segi fungsi-fungsi dasar manajemen, inspektorat mempunyai kedudukan yang setara dengan fungsi perencanaan atau fungsi pelaksanaan.

Sedangkan dari segi pencapaian visi, misi dan program-program pemerintah,”Inspektorat Daerah” menjadi pilar yang bertugas sebagai “pengawas” sekaligus pengawal dalam pelaksanaan program yang tertuang dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah APBD).

Senin 25/1/21 mendatangi kantor inspektorat kabupaten Mojokerto yang ada di jln RA.basuni No.19 c,guna menemui kepala inspektorat, namun kepala inspektorat tidak ada di kantor.
Namun disaat bersamaan Tim awak media Indonesia jaya ditemui oleh Amir selaku Kasubag evaluasi dan pelaporan. Menurut keterangan Amir, setiap kecamatan yang ada di kabupaten Mojokerto sudah ada tim bagian pengawasan dan pemeriksaan dari inspektorat,maka bila ada temuan dan laporan mengenai dugaan penyimpangan oleh pihak desa maka itu akan kita kaji dan di klarifikasi lagi,dan itu bukan wewenang saya,ungkap Amir.

Untuk lebih jelas perihal apa yang kita sampaikan, Amir menyarankan agar mengirimkan surat,atau besok datang lagi ke kantor untuk menemui pejabat yang berwenang.(bersambung) {Bdet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *