Mabar Resmi Memulai Program Vaksinasi, Sekda dan Kajari Jadi Penerima Pertama

 110 total views,  2 views today

 

Sekda Mabar, Ismail Surdi, Kajari Mabar, Iqbal dan Petugas Penanganan Vaksin, Dokter Wiliam Angliwarman
Sekda Mabar, Ismail Surdi, Kajari Mabar, Iqbal dan Petugas Penanganan Vaksin, Dokter Wiliam Angliwarman

Labuan Bajo, Indonesia Jaya – Pemerintah Kabupaten Manggarai Barat (Mabar) Propinsi Nusa Tenggara Timur resmi memulai program vaksinasi tahap pertama.

Vaksinasi ini berlangsung di Puskesmas Kota Labuan Bajo pada Rabu 3 Februari 2021

Release yang ditulis Tim Bagian Prokompim Setda Mabar menerangkan bahwa Sekretaris Daerah (Sekda), Ismail Surdi dan Kepala Kejaksaan Negeri Manggarai Barat (Kajari), Iqbal menjadi penerima pertama vaksin sinovac.

Selain itu adapun 60 orang Forkompimda dan beberapa Tenaga Kesehatan di Mabar yang juga menjadi penerima pertama vaksin sinovac itu.

Dokter Wiliam Angliwarman selaku petugas yang dipercayai menangani vaksinasi itu menjelaskan bahwa vaksin tersebut disuntik sebanyak dua kali dalam rentan jarak penyuntikan selama 14 hari dengan dosis sebesar 0,5 ml. Hal ini bertujuan agar antibioti terbentuk secara optimal.

Selain itu, jelas Dia, para penerima vaksin pun akan diperiksa secara detail dengan memberikan pertanyaan sebanyak 16 item termasuk pertanyaan ada tidaknya penyakit bawaan untuk mengetahui orang tersebut layak menerima vaksin atau tidak.

“Jika layak maka ia akan lolos ke tahap dua” jelas Dokter Wiliam yang tertulis dalam release tersebut

Dalam tahap dua itu, jelasnya lagi, penerima yang lolos akan diberikan vaksin Corona melalui suntikan intramuskular di lengan bagian kiri atas dengan menggunakan alat suntik sekali pakai.

Sekda Mabar yang menjadi penerima pertama juga memberi keterangan usai divaksin. Ia mengaku tidak merasakan gangguan apapun pada 40 menit terakhir setelah disuntik sehingga keraguan akan keamanan vaksin pun tidak ada.

Hal yang sama juga disampaikan Kajari Mabar terkait keamanan vaksin. Ia menuturkan bahwa dirinya tidak merasakan gejala apapun usai disuntik. Oleh karena itu ia menghimbau agar masyarakat tidak perlu takut saat divaksin karena jaminan vaksin tersebut aman dan halal. (Berto Davids)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *