Selain Nakes, Pejabat Esensial Di Mabar Juga Sasaran Pertama Penerima Vaksin

 184 total views,  2 views today

 

Kabid P2P Dinkes Mabar, Paskalina Kusumawati
Kabid P2P Dinkes Mabar, Paskalina Kusumawati

Labuan Bajo, Indonesia Jaya – Selain Tenaga Kesehatan (Nakes), pelaksanaan vaksinasi Covid-19 sinovac di Kabupaten Manggarai Barat (Mabar), Propinsi Nusa Tenggara Timur juga diprioritaskan untuk Pejabat Esensial.

Release yang diterima Wartawan dari Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokompim) Setda Mabar tertulis bahwa Pejabat Esensial yang menjadi sasaran penerima vaksin itu berjumlah 10 orang.

Release tersebut tidak merinci nama Pejabat Esensial yang akan menjadi sasaran pertama penerima vaksin, namun hanya menulis secara umum bahwa 10 Pejabat Esensial itu diantaranya, Forkompimda, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

“Vaksinasi tahap pertama diperuntukkan untuk 10 orang Pejabat Esensial yang berusia 18-59 tahun. Hal itu berdasarkan keputusan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan nomor HK.02.02/4/I/2021 tentang sasaran, distribusi, pelaksanaan, monitoring dan evaluasi vaksin” tulis Prokompim yang mencatut nama Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Mabar, Paskalina Kusumawati selaku pemberi keterangan.

Menurut Kusumawati pendataan sasaran penerima vaksin dilakukan secara top-down melalui sistem informasi atau satu data vaksinasi Covid-19 yang bersumber dari Kementerian.

Informasi satu data itu, kata Dia, bertujuan untuk melakukan penyaringan data agar dapat memperoleh data sesuai kriteria sasaran. Sebagai contoh, pembuatan nama, nik dan alamat tempat tinggal sasaran harus benar dan valid.

Sedangkan penentuan jumlah sasaran per kelompok, katanya lagi, dilakukan melalui pertimbangan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN).

Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang berupaya berkordinasi dengan lintas sektor untuk mengkonfirmasi keberadaan sasaran penerima vaksin tahap berikut, yakni para Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Kantor, Camat, Lurah dan Kepala Desa.

“Kordinasi lintas sektor ini bertujuan untuk mendapatkan data yang riil terkait nama, nik dan alamat sasaran” tutupnya.{Albertus}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!