Penggrebekan Rumah Kost, Di Duga Ajang Tempat Selingkuh

 202 total views,  4 views today

Sepasang Suami Istri yang tidak jelas statusnya
Sepasang Suami Istri yang tidak jelas statusnya

Mojokerto, Indonesia Jaya – Awal dari keresahan dan informasi masyarakat, Kamis 4 Februari 2021 dilakukan penggrebekan sebuah kos-kosan yang berada di dusun bulak Sempu,desa gebangsari kecamatan Jatirejo, kabupaten Mojokerto. Penggrebekan dipimpin oleh Babinkamtibmas dari Koramil Jatirejo yakni Serma Baharudin, Ketua RT 8 Suparno, Kasun bulaksempu dan beberapa Tokoh Masyarakat.

Penggrebekan dilakukan pukul 18.30 wib, saat melakukan penggrebekan beberapa kamar kos banyak yang tutup,padahal informasi yang kita terima dari masyarakat, hampir semua kamar ada yang menempati,entah memang para penghuni kos lagi diluar atau ada yang membocorkan informasi ini.

Dalam penggrebekan itu telah ditemukan sepasang suami istri yang telah mempunyai anak perempuan berusia dua tahun tanpa ikatan apapun,baik menikah secara agama maupun mengikuti aturan pemerintah,yang laki-laki berasal dari Jombang,yang perempuan dari Mojokerto yang tak jauh dari rumah kos itu.

Ketika ditanya oleh Babinkamtibmas, Sepasang suami istri mengaku telah menikah secara agama (sirih),namun saat disuruh menunjukkan dokumen atau surat keterangan dari Modin setempat, mereka tidak bisa menunjukkan, berbeda dengan penghuni kamar lain,seorang wanita berusia sekitar 50 th yang berasal dari Mojokerto Utara itu bisa menunjukkan surat keterangan pernikahan meskipun dari modin.

Untuk kali ini Babinkamtibmas dan kepala dusun masih memberikan sangsi pembinaan bagi pasangan suami istri yang tidak memiliki dokumen, mereka kita beri kesempatan untuk melengkapi dokumen pernikahan dalam waktu satu Minggu,jika tidak bisa melengkapinya silakan pindah dari rumah kos ini,kata kepala dusun kepada tim awak media Indonesia jaya.

Keresahan masyarakat ini sebenarnya sudah lama dirasahkan,namun harus kemana mengadu banyak yang tidak tau,sekitar pukul 17.00 wib tim awak media Indonesia jaya mendatangi kediaman kepala dusun setempat guna menyampaikan keluhan masyarakat itu. Dari penyampaian itu,kepala dusun sangat terima kasih dan sangat antusias,maka tanpa berlama-lama kepala dusun menghubungi Babinkamtibmas dan tokoh masyarakat.

Kepala Dusun Bulaksempu
Kepala Dusun Bulaksempu

Dalam keterangan lain kepala dusun sebenarnya sudah berulang kali menegur pemilik kos-kosan itu agar lebih ketat dalam pengawasan,namun seakan teguran itu tidak dihiraukan oleh pemilik yakni H.Jumain warga Jatirejo.Padahal pernah terjadi juga penggrebekan oleh aparat kepolisian terkait peredaran narkoba di kos-kosan milik H.Jumain,selain penggrebekan,pernah pula terjadi pertengkaran hebat antara suami istri yang sah,karena kepergok selingkuh di kos-kosan itu.

Kekuatiran dan kecemasan masyarakat ada benarnya, mengingat banyak kejadian-kejadian yang tak terduga, apalagi saat ini kondisi suasana masyarakat masih belum kondusif.
Bila pejabat mulai tingkat RT tidak waspada dalam pengawasan dikuatirkan terjadi hal-hal yang tak diinginkan,jangan sampai tempat kos-kosan di jadikan tempat bersembunyi para penjahat atau bahkan tempat para pelaku teroris untuk merencanakan sesuatu dalam melancarkan aksinya.

Kewaspadaan dan pengawasan terus ditingkatkan oleh semua elemen masyarakat guna meminimalisir ruang gerak para pelaku kejahatan dan yang lebih penting saling menjaga satu sama lain demi kenyamanan dan ketentraman hidup bermasyarakat. {Bdet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!