Seorang Santri Pondok Pesantren Reo Terbawa Arus Sungai Waepesi

 132 total views,  4 views today

 

Sungai Waepesi tempat korban SARK (13) terbawa arus
Sungai Waepesi tempat korban SARK (13) terbawa arus

Ruteng, Indonesia Jaya – Nasib tragis menimpa seorang Santri Pondok Pesantren Pancasila Reo, Kelurahan Mata Air, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Propinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial SARK (13)

SARK dikabarkan terbawa arus Sungai Waepesi pada Rabu 3 Februari 2021 sekitar pukul 17.20 Wita.

Kapolsek Reo, Ipda Agustian Sura Pratama, S.Trk kepada Wartawan menyampaikan bahwa kejadian tersebut bermula saat korban SARK bersama rekannya mandi di Sungai Waepesi sebelum melaksanakan sholat maghrib.

Sungai Waepesi yang menjadi tempat mandi korban SARK dan rekannya itu, kata Agustian, terletak persis dibelakang Pondok Pesantren Pancasila Reo.

Saat sedang mandi, katanya lagi, korban SARK bersama rekannya memegang seutas tali nilon yang terikat pada tiang tangga. Tali itu diduga digunakan untuk main lompat-lompatan.

“Saat sedang main seutas tali nilon itu pun terlepas hingga membuat korban SARK bersama rekannya jatuh dan terbawa arus Sungai Waepesi” tutur Agustian.

Pada saat kejadian itu, tuturnya lagi, korban SARK sempat berpegangan tangan dengan salah satu rekannya tetapi karena derasnya arus Sungai Waepesi tangan keduanya terlepas dan satu rekannya berusaha berenang ke tepi sedangkan korban SARK terbawa arus.

Salah satu rekan SARK juga sempat ditolong oleh Saudara Ahmad Madi yang kebetulan melintas menggunakan perahu di lokasi kejadian.

Dari peristiwa tersebut pihaknya berhasil mengumpulkan para saksi-saksi.

Saksi tersebut merupakan rekan mandi korban SARK, yakni diantaranya:

1. Muhamad Putera Mansah (12)

2. Syabillylah Muhamad Yakub (13)

3. Salimun Hafis (13)

4. Muhamad Al Fatir (13)

Hingga saat ini Kapolsek Reo, Ipda Agustian Sura Pratama bersama anggota dan Sat Pol Air masih melakukan pencarian korban. (Berto Davids)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!