Anggaran Cukup Besar, Bantuan Hanya Bibit Belimbing,Gak Sesuai Harapan.

 190 total views,  2 views today

Pegawai BPP yg jadi perantara bibit belimbing
Pegawai BPP yg jadi perantara bibit belimbing

Mojokerto, Indonesia Jaya – mengembangkan dari keterangan Zainul Anwar s.pd dan Sekdes Trowulan terkait pengadaan bantuan bibit belimbing pada awal tahun 2020 yang lalu,Kades mengatakan bahwa perantara pengadaan bibit belimbing ialah Fatkur selaku pegawai BPP Kecamatan Trowulan.

Untuk anggaran pengadaan,saldo rekening desa yang harus dikeluarkan sebesar kurang lebih 72.000.000 ungkap Kades kepada awak media Indonesia jaya,kok kurang lebih, apakah secara administrasi tidak tercatat di laporan pertanggung jawaban  ??Kades jawab iya tapi enggan untuk membuka laporan keuangan agar bisa memastikan jawaban.

Maka Senin 8/2/21 Tim awak media Indonesia jaya didampingi anggota LSM HDL-NGO mendatangi kantor BPP(badan penyuluhan pertanian) guna menghadap Fatkur untuk klarifikasi dan konfirmasi terkait pengadaan bibit belimbing di desa Trowulan.

Menurut keterangan Fatkur,memang dia yang mencarikan bibit belimbing. Selain sebagai perantara Fatkur juga yang memberi pemahaman dan pemaparan saat acara sosialisasi dan pelatihan yang diadakan desa Trowulan.

Dari jasanya sebagai perantara itu, Fatkur mengaku dapat komisi dari Sudjianto sebesar 500 rb. Yang jadi pertanyaan sekarang,uang komisi yang diterima Fatkur itu sumbenya dari mana  ?? Karena yang pasti pelaporan keuangan desa Trowulan disesuaikan dengan jumlah pembelanjaan itu,lalu untuk yang menerima pembayaran dalam hal ini Sudjianto,pasti yang dilaporkan sesuai dengan pembayaran yang diberikan oleh desa Trowulan.

Untuk menjaga kwalitas dari bibit belimbing itu, Fatkur menghubungi Sudjianto yang tak lain adalah pegawai dinas pertanian di dibidang pembibitan yang ada di jampirogo, mojokerto.

Dari sekian banyak jenis bibit belimbing,yang dipilih dan diarahkan fatkur yakni jenis belimbing Bangkok,dan sesuai harga yang dipatok oleh Sudjianto saat itu 40 rb perpohon dengan kisaran tinggi 80 cm hingga 1meter,dan saat itu yang di pesan sebanyak 1800 batang.

Jika mengacu keterangan yang diberikan oleh Fatkur,pada saat datang tinggi pohon berkisar antara 80 cm hingga 1meter,namun fakta lapangan kondisi bibit belimbing sangat jauh dari keterangan Fatkur. Dari beberapa yang kita datangi rumah warga yang menerima bantuan, kebanyakan tinggi gak lebih dari 1 meter,ada sih yang sudah berbuah, namun buahnya hanya sebesar buah kedondong,padahal usianya sudah hampir 1 tahun,lalu apa benar bibit belimbing yang dibagikan warga desa Trowulan itu jenisnya Bangkok  ??

Bersama Kedes

Bahkan ada dua pohon yang ditanam di area kantor kelurahan,namun kondisinya gak jauh beda dengan yang diterima oleh warga desa Trowulan. (bersambung)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!