Diduga Ada Permainan Anggaran,Kades Dan Perangkat Desa Pura-pura Lupa

 237 total views,  2 views today

 

Mojokerto, Indonesia Jaya – Berawal dari informasi masyarakat terkait adanya pengadaan bantuan bibit pohon belimbing,maka tim awak media Indonesia jaya coba kembangkan informasi tersebut.

Menurut keterangan beberapa warga desa/dusun Trowulan kabupaten Mojokerto, sekitar bulan februari tahun 2020 pemerintah desa Trowulan telah membagikan bibit pohon belimbing kepada warganya melalui RT masing-masing, pembagian terhitung per rumah
Pada saat menerima dari pak RT tinggi pohon belimbing sekitar 50 cm, mengenai jenis pohon belimbing itu warga tidak paham, dikasih ya kita tanam pak,ungkap salah satu warga yang tidak mau disebutkan namanya.

Senin 1/2/21 Tim awak media Indonesia jaya didampingi oleh anggota LSM HDL-NGO mendatangi kantor kelurahan Trowulan guna konfirmasi terkait informasi dari masyarakat tentang pengadaan bibit pohon belimbing tersebut. Ketika kades kita konfirmasi terkait adanya pengadaan bibit pohon belimbing, Kades mengatakan bahwa pengadaan itu pada tahun 2019, saat menyampaikan keterangan kepada tim awak media Indonesia jaya,nampak terlihat dengan nada ragu-ragu.

Berbeda dengan pengakuan Solikin selaku kasi kesejahteraan bahwa pengadaan bibit pohon belimbing itu pada tahun 2020 sebanyak kurang lebih 1800 pohon,dan saat ini ada yang sudah berbuah,namun ketika disinggung jumlah anggaran yang digunakan, kades dan kasi tidak bisa menjawab alias lupa.Dalam hal ini Kades mengarahkan kepada kami untuk menunggu keterangan dari sekdes,karena menurut kades yang paham mengenai pengadaan dan pembelanjaan itu sekdes, namun pada saat itu sekdes tidak ada di kantor kelurahan karena ada giat di kota Mojokerto.

Karena sudah hampir 1 jam menunggu tidak ada kepastian sekdes datang,maka Tim awak media Indonesia jaya berpamitan undur diri untuk giat lain.

Sekitar tiga jam kemudian,kades kami hubungi melalui handphone (WhatsApp)kita mempertanyakan apakah sekdes sudah datang?kades menjawab bahwa sekdes lagi ada undangan hajatan di wilayah jombang.

Kamis 4/2/21 Tim awak media Indonesia jaya kembali mendatangi kantor kelurahan Trowulan, namun kali ini tidak bisa menemui kades,karena kades tidak ada dikantor. Maka tim berusaha mencari tau keberadaan sekdes, menurut keterangan salah satu perangkat desa sekdes ada giat di wilayah Trawas,lalu tim meminta no hp yang bisa dihubungi, alhasil berhasil nyambung dengan sekdes,dari materi yang kita sampaikan sekdes tidak mau memberi keterangan apapun terkait pengadaan bibit belimbing itu,sekdes menyarankan kembali untuk konfirmasi ke kades,kok kesannya saling melempar tanggung jawab gini  ??

Jum’at 5/2/21 Tim awak media Indonesia jaya kembali mendatangi kantor kelurahan Trowulan, lagi-lagi baik kades maupun sekdes tidak ada di kantor,namun pada siang itu di temui oleh samsu selaku Kasun Trowulan.Samsu mengatakan bahwa memang ada program desa terkait bibit belimbing itu,namun mengenai jumlah anggaran dan jumlah pohonnya tidak tau,tugas saya sebagai kepala dusun hanya menarik pajak dan mengawasi serta memantau dusun biar selalu aman dan kondusif, mengenai lain-lain tidak tau, ungkap Kasun.

Maka dengan suasana yang saling melempar tanggung jawab dan lupa apa yang sudah dilaksanakan oleh kelurahan Trowulan,maka patut di duga ada permainan dalam pengadaan bibit pohon belimbing itu, selanjutnya temuan dan keterangan ini akan kami teruskan sebagai pengaduan masyarakat kepada pihak yang berwajib (bersambung) {Bdet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!