Petugas Dinsos Langgar Aturan Pemerintah, Hadirkan Kerumunan Massa

 121 total views,  2 views today

 

Petugas Dinsos
Petugas Dinsos

Mojokerto, Indonesia Jaya – Petugas dinsos yang tak memberi contoh yang baik kepada masyarakat dan seakan mengabaikan aturan yang di terapkan pemerintah saat ini,yakni melaksanakan protokol kesehatan,jaga jarak dan selalu memakai masker bila tatap muka dengan siapapun,karena virus Corona tidak bisa di deteksi secara kasat mata oleh kita semua.

Niat untuk meringankan beban masyarakat dari dampak pandemi covid 19,namun beresiko besar pula terpapar covid 19 karena kerumunan yang tanpa jaga jarak itu. Senin 8/2/21 Tim awak media Indonesia jaya mendatangi kantor kecamatan Trowulan guna konfirmasi ke kantor BPP(badan penyuluhan pertanian) yang kantornya tepat di belakang kantor kecamatan Trowulan itu.

Namun masuk ke gerbang kantor kecamatan Trowulan itu,ada kerumunan masyarakat yang lagi antri menerima bantuan keuangan dari dinas sosial dengan nominal 300rb, antusias masyarakat begitu sangat besar ketika akan menerima uang tersebut.

Dari kerumunan itu, ada pemandangan yang amat disayangkan yakni beberapa wanita dan pria yang memakai seragam dari dinas sosial kabupaten,dimana para petugas itu tidak memberikan contoh kepada masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan, ternyata saat kita amati dari dekat para petugas dari kecamatan dan dinas sosial yang tidak memakai masker pada saat mendata dan memberikan uang kepada masyarakat yang sedang mengantri untuk mendapatkan bantuan dari dinas sosial itu.

Petugas dinsos dan pegawai kecamatan
Petugas dinsos dan pegawai kecamatan

Bahkan saat kita dekati yang sebelah sisi timur,malah melepas masker dan berkaraoke ria dengan menggunakan sound sistem yang telah disediakan oleh pihak kecamatan Trowulan,saat kita konfirmasi kenapa tidak memakai masker,mereka hanya diam dan tersenyum,seakan tidak merasa bersalah,padahal itu sudah jelas melanggar aturan pemerintah,.

Sebuah program bantuan untuk masyarakat yang terdampak akibat adanya pandemi covid 19 ini diberikan pemerintah melalui dinas sosial dan seluruh kantor kecamatan sebagai tempat berkumpulnya masyarakat untuk menerima bantuan itu,dan tujuannya tak lain untuk meringankan beban ekonomi yang dirasakan masyarakat saat ini.

Pada saat kegiatan itu, camat tidak ada di kantor karena ada giat diluar, maklum menurut keterangan dari salah satu pegawai kecamatan Trowulan yang tidak mau disebutkan namanya,bapak lagi giat di Jatirejo,kan disana punya jabatan pula”ungkapnya kepada tim awak media Indonesia.(bersambung) {Bondet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!