Siswa-siswi Asrama SMA St. Klaus Kuwu Positif RDT-Ag,Termasuk Pembina Dan Guru

 129 total views,  2 views today

 

SMA St Klaus Kuwu Kabupaten Manggarai, NTT
SMA St Klaus Kuwu Kabupaten Manggarai, NTT

Ruteng, Indonesia Jaya – Sebanyak 23 orang Siswa-siswi penghuni Asrama Santu Klaus Kuwu, Kecamatan Ruteng, Kabupaten Manggarai, Propinsi NTT positif Rapid Diagnostik Test Antigen (RDT-Ag).

Informasi ini disampaikan Juru Bicara Satgas Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Manggarai, Ludovikus Moa melalui siaran pers yang diterima Wartawan, Jumat (12/02/2021).

Dalam siaran pers itu Moa menjelaskan informasi terkait ke 23 orang Siswa-siswi penghuni Asrama SMA St Klaus Kuwu yang positif RDT-Ag itu berawal dari laporan Pembina Asrama yang menerangkan bahwa ada beberapa Siswa-siswi mengalami gejala batuk, demam, flu dan hilang indera penciuman.

Informasi tersebut, kata Moa, diteruskan lagi oleh Pembina Asrama ke Kepala Sekolah dan pihak Yayasan.

Setelah menerima laporan itu, katanya lagi, pihak Sekolah dan pihak Yayasan pun berinisiatif memanggil Tim Medis Rumah Sakit St. Rafael Cancar dan Puskesmas Waembeleng untuk melakukan RDT-Ag terhadap Siswa-siswi Penghuni Asrama yang mengalami gejala itu. Alhasil 23 orang dinyatakan positif.

Tak hanya 23 orang, 1 orang Pembina Asrama dan 1 orang Guru juga ikut terkonfirmasi positif berdasarkan pemeriksaan RDT-Ag itu. Dengan demikian total menjadi 25 orang.

Moa pun menuturkan bahwa ke 25 orang itu langsung dikarantina terpusat di Asrama SMA St Klaus Kuwu sambil mendapat pengawasan Tim Medis Rumah Sakit St Rafael Cancar dan Puskesmas Waembeleng.

“Untuk sementara Mereka diisolasi terpusat di Asrama. Tetapi pergerakan Mereka tetap diawasi oleh Tim Medis” tutur Moa.

Untuk diketahui bahwa Siswa-siswi SMA St Klaus Kuwu yang berada di Asrama hanya Kelas 11 dan Kelas 12, sedangkan Kelas 10 sengaja dirumahkan untuk mencegah penyebaran Covid-19. (Albertus)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *