Pura-pura Kenal Pemilik Warung,Motor Kesayangan Di Gondol Maling

 139 total views,  2 views today

 

Anggota Polsek Dlanggu saat olah TKP
Anggota Polsek Dlanggu saat olah TKP

Mojokerto, Indonesia Jaya – Semakin nekad dan semakin merajalela tindak kejahatan di masyarakat, berbagai modus cara digunakan untuk memperlancar aksinya,.
Kali ini terjadi menimpa pemilik warkop(warung kopi) Gatotkaca yang ada di wilayah kecamatan Dlanggu tepatnya di desa Badung.

Selasa 9/2/21 sekitar pukul 17.30wib datang orang yang tak dikenal dengan ciri-ciri kulit agak gelap dan bebadan agak tinggi yang mengaku teman baik orang tua pemilik warkop Gatotkaca (Bambang) dan orang itu meminjam motor Suzuki Shogun tahun 2007 dengan nopol S 6193 NR warna hitam atas nama orang tuanya dari Nanda itu sendiri,.
Modus yang dilakukan pelaku pencurian yakni dengan menepuk pundak dari Nanda dengan mengatakan pinjam sebentar untuk beli nasi goreng,tanpa pikir panjang dikasihkan kunci motor itu,.

Setelah dikasihkan kunci motor itu,pelaku bergegas langsung membawa kabur ke arah Utara, sebelum meminjam motor pelaku sempat memesan kopi dan merokok beberapa batang,bahkan sisa rokok tertingal di meja dimana pelaku menikmati kopi itu,setelah ditunggu hampir 3 jam motor tak kunjung kembali,maka Nanda sadar bahwa dia jadi korban penipuan orang tak dikenal dengan modus tepuk pundak dan sok kenal akrab dengan orang tuanya,.
Karena motor gak pulang-pulang,Nanda langsung menghubungi orang tuanya perihal apa yang baru saja terjadi itu,.

Dengan adanya kabar seperti itu, Bambang langsung meluncur dari rumahnya yang ada di Mojoanyar menuju ke warkopnya itu, setelah mendengar langsung cerita dari anaknya itu,Bambang bergegas menuju Polsek terdekat yakni Polsek dlanggu ke SPKT, setelah sedikit menceritakan kronologi kejadian,petugas SPKT mengarahkan ke unit Reskrim dan kebetulan waktu itu ada dua anggota yang bertugas,.
Setelah menerima keterangan dari Bambang,petugas bergegas menuju TKP(tempat kejadian perkara)

Setelah olah TKP,petugas Reskrim kita konfirmasi, namun sayang tak sedikitpun keterangan yang diberikan kepada tim awak media Indonesia jaya yang kebetulan pada waktu itu lagi ngopi di warkop Gatotkaca itu,amat kita sayangkan apa yang terjadi malam itu, apakah memang sudah SOP dari kepolisian,atau karakter dari kedua petugas Reskrim itu?

Setelah selesai olah TKP, Bambang diarahkan ke Polsek kembali untuk dimintai keterangan dengan sebuah pelaporan, sejauh ini Tim awak media Indonesia jaya belum bisa konfirmasi ke Polsek Dlanggu.Dari kejadian ini masyarakat berharap tindakan dan ketegasan dari aparat hukum biar ruang kejahatan tidak bisa leluasa melakukan kejahatan, semoga apa yang dialami Bambang untuk yang terakhir kalinya.{Bdet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *