Bos Bulog Jamin Harga Pangan Tak Melonjak Saat Bulan Puasa & Idul Fitri 2021

 61 total views,  2 views today

 

Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso.
Direktur Utama Perum Bulog Budi Waseso

Surabaya, Indonesia Jaya – Direktur Utama Perum Bulog, Budi Waseso menjamin tidak adanya lonjakan harga pangan saat bulan puasa dan hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah mendatang. Kepastian ini diperoleh setelah dilakukannya beberapa kali Rapat Koordinasi Terbatas (rakortas) untuk memastikan stok pangan nasional tetap aman.

“Mulai awal Januari ini sudah kita siapkan apa (bahan pangan) yang nanti dibutuhkan masyarakat pada saat merayakan puasa dan lebaran. Kita sudah bekerja di mana bersama Menko Perekonomian dalam beberapa rakortas,” kata Budi dalam acara Perkenalan Direksi dan Strategi Perum Bulog 2021, Rabu (3/2).

Dia menjelaskan, dalam rakortas tersebut Bulog telah memetakan sejumlah komoditas pangan yang rawan mengalami kenaikan harga. Di antaranya daging, gula pasir, minyak goreng, hingga bawang putih.

Adapun, upaya yang dilakukan oleh pemerintah ialah dengan percepatan penugasan impor oleh Bulog untuk bahan pangan yang rawan mengalami kenaikan harga.

Untuk mengamankan stok daging, Bulog akan mengimpor 80 ribu ton daging kerbau asal India.
“Kita ajukan impor daging khususnya untuk hadapi puasa lebaran, karena kebutuhan meningkat. Jauh hari kita sudah ajukan dan ini sudah diputus di Rakortas bahwa Bulog dapat jatah penugasan untuk impor daging kerbau 80 ribu ton,” terangnya. Kemudian, pada tahun ini Bulog juga memperoleh penugasan untuk mendatangkan sebanyak 100-150 ribu yon gula kristal putih impor, untuk menhadapi bulan puasa dan lebaran. Oleh karena itu, dia meminta masyarakat untuk tidak khawatir akan terjadinya lonjakan harga pangan saat memasuki bulan puasa maupun perayaan hari raya Idul Fitri 1442.
Sebab, stok pangan nasional dipastikan dalam kondisi tercukupi. “Sehingga tidak ada lagi harga daging tak terkendali dan gula yang mencapai 18 sampai Rp20 ribu per kilo. Sudah kita siapkan,” (NNK)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *