ABM ; (Ali Baal Masdar) Pentingnya Data Dalam Perencanaan Pembangunan

 52 total views,  2 views today

 

Gubernur Sulbar Bersama  kepala badan statistik
Gubernur Sulbar Bersama kepala badan statistik

Mamuju, Indonesia Jaya – Data adalah salah satu hal penting sebagai pedoman dalam setiap perencanaan pembangunan daerah baik itu pemerintahan kabupaten maupun provinsi.Hal itu dikemukakan gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar saat melakukan audensi dengan kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Barat,Gede Hedrayana dirumah jabatan gubernur Sulbar yang juga akrab disapa dengan julukan ABM,Selasa 16/3/2021.

Menurut ABM,saat ini Pemprov Sulbar dan kabupaten yang terdampak gempa akan memulai pembangunan yang disegerakan adalah pembangunan perkantoran pemerintah agar pelayanan publik menjadi lebih baik,setelah itu akan menyusul pembangunan fasilitas umum seperti rumah ibadah dan lainnya termasuk pembangunan rumah warga masyarakat yang terdampak gempa baik yang rusak ringan,sedang dan yang tergolong mengalami kerusakan kategori berat,untuk menentukan kategori dan merancang pembangunan sarana prasarana tersebut tentunya semua membutuhkan data yang akurat” Kalau kita membangun tanpa berdasarkan data itu namanya ngawur walaupun disadari hal penyiapan data yang akurat sulit namun akan lebih sulit kalau membangun tanpa dengan dasar data”.Ujar gubernur.

Dalam kesempatan yang sama,Kepala Badan Pusat Statistik Sulbar Gede Hedrayana menyampaikan kalau pertemuan tersebut dalam rangka audensi pertama kepada gubernur Sulbar sekaligus sebagai laporan keberadaan indikator-indikator ekonomi pembangunan yang membahas tentang data sektoral dan data kependudukan data data Indonesia”Kiranya kerjasama yang baik antara Pemprov dengan BPS Sulbar dapat terus dilanjutkan sehingga apa yang diharapkannya dapat terlaksana dengan baik demi mencapai kemajuan Sulawesi Barat secara keseluruhan” Ujarnya.

Sehubungan hal tersebut,kepala dinas Kominfo pers Saparuddin menuturkan bahwa di tahun 2020 telah memulai program pusat dengan pilot project Meta Data sektoral yang dinilai sangat singkron dengan Badan Perencaan Pembangunan Daerah(BAPPEDA). Meta data tersebut sudah ada yang kita sepakati bahkan pemerintah pusat belum memiliki meta data yang jelas dan baku sehingga di Sulbar hal itu merupakan sesuatu yang baru dan menjadi Pilot Projek data-data yang ada di OPD” Ungkapnya. (Asran)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *