Bimtek Uji Konsekuensi Informasi Div Humas Polri Diikuti Polres Gresik

 81 total views,  2 views today

 

Polres Gresik ikuti Bimtek uji konsekuensi  informasi Div Humas Polri
Polres Gresik ikuti Bimtek uji konsekuensi informasi Div Humas Polri

Gresik, Indonesia Jaya – Biro PID Div Humas Polri bersama Bid Humas Polda Jatim menggelar Bimtek dan Kegiatan Uji Konsekuensi terhadap Informasi yang dikecualikan di lingkungan Polda Jatim.

Kegiatan tersebut dibuka Kombes Pol Sugeng Priyadi, SE. MM didampingi Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko, serta dihadiri Waka Polres Gresik Kompol Eko Iskandar, SH, SIK, M.Si dan Kasubbag Humas Polres jajaran Polda Jatim di convention hall mercure hotel Surabaya, Kamis (18/O3/21).

Sementara di Kota Pudak Kasi Humas jajaran mengikuti secara virtual zoom meeting dari comand centre Mapolres Gresik dipimpim Kabag Ops Kompol Zaenal Arifin, S.Sos.

Kabid Humas Poda Jatim menyampaikan penegasan Kapolda Jatim Irjen Pol Dr. Nico Afinta, SIK, SH, MH, jangan dianggap Humas ini tidak berarti. Ia menyebutkan Humas mempunyai peran penting dalam dinamika Kepolisian.

“Polri sebagai badan publik sebagaimana diamanatkan dalam UU Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik berkewajiban menyediakan pelayanan informasi publik yang cepat, mudah, tepat, transparan dan akuntabel kepada pemohon informasi,” terang Kabid Humas Polda Jatim.

Nahkoda Humas Polda Jatim itu menambahkan bahwa pengujian konsekuensi harus jelas mempertimbangkan alasan-alasan menolak memberikan atau mengecualikan informasi dari segi hukum dan akibat yang timbul jika membuka atau memberikan informasi kepada publik.

Hasil uji konsekuensi terhadap informasi yang dikecualikan bertujuan melindugi data yang bersifat rahasia dan bukan untuk konsumsi publik.

Polri sebagai badan publik yang mempunyai kewajiban informasi, juga mempunyai hak menolak memberikan inforalmasi yang sifatnya dikecualikan sesuai dengan Pasal 17 UU No. 14 Tahun 2008.

“Upaya Bid Humas dalam memberikan informasi kepada publik melalui amplifikasi, viralisasi, press release, door stop dengan hasil viralisasi medsos dan medol,” ungkapnya.(S nto)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *