Tidak Mendapat Keadilan Di PN Sumenep Rahman Satiyono Lapor Ke Kejaksaan Tinggi Jatim

 34 total views,  2 views today

 

Kuasa Hukum dan Rahman Satiyono menunjukan berkas laporan dari Kejati Jatim
Kuasa Hukum dan Rahman Satiyono menunjukan berkas laporan dari Kejati Jatim

Surabaya, Indonesia Jaya – Merasa di permainkan salah satu oknum Kejaksaan Negeri Sumenep Rahman Satiyono akhirnya melapor ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, mengenai Persoalan Barang Bukti kasus persidangan penipuan kerjasama proyek jalan Terdakwa Hery Soegeng Pornomo ( Ipong ) yang diserahkan dalam pemeriksaan ke Kejaksaan Negeri Sumenep sampai hari ini semua proses sidang sudah selesai tetapi belum dikembalikan kepada pihak korban.

Rahman Satiyono melalui kuasa hukumnya Warsono S.H JL. Gadel Sari Barat No. 3 Surabaya, pada Senin (05/04/21) Siang melapor ke Kejaksaan Tinggi Jatim dan diterima oleh Bidang Pengawas, untuk melaporkan Kejaksaan Tinggi Sumenep dan Oknum Jaksa Pengadilan Negeri Sumenep Hari Purwanto yang menangani kasus penipuan kerjasama fiktif yang disidangkan Pengadilan Negeri Sumenep.

Di temui awak media Warsono S.H kuasa hukumnya menjelaskan Sesuai dengan komitmen kita dengan Timkum beberapa hari yang lalu datang dan hari ini kami datang ke Kejaksaan Tinggi Jatim lantai 7 di Aswan ( Asisten Pengawasan ).

Kami ditemui Kepala Aswas Bu Yuni dan menerima laporan kami terkait dengan adanya oknum jaksa yang melanggar kode perilaku jaksa, sudah menjadi standar prosedur di Kejaksaan ada jaksa-jaksa yang nakal ini harus ditindaklanjuti, jelasnya.

Masih Warsono secara formal melaporkan Kejaksaan Negeri Sumenep bersama Jaksa Hari Purwanto yang menangani kasus penipuan fiktif kerjasama proyek jalan dan yang menerima barang bukti di persidangan itu.

Jadi memang fatal apa yang dilakukan jaksa itu tidak menjalankan putusan hukum jadi jelas putusan pengadilan itu sampai ingkra menetapkan memerintahkan kepada jaksa agar menyerahkan barang bukti yang sudah diterima sekian banyak itu kepada yang berhak melalui dari mana barang itu disita.

Barang bukti yang belum diterima oleh pelapor ada sertifikat rumah, 2 (dua) unit BPKB unit kendaraan roda empat Truk, mobil Honda Civic sama Innova dan surat gadai emas milik istrinya korban, tambahnya.

Sebagai Kuasa Hukum Warsono menekankan di Kejaksaan Tinggi Jatim juga di Aswas segera mungkin untuk memeriksa semua pihak karena kedua orang ini yang kita laporkan Kepala Kejaksaan Negeri Sumenep dan Jaksa Hari Purwanto karena tidak menjalankan pasal 194 KUHAP. Agar memerintahkan Jaksa untuk mengembalikan barang bukti, karena keputusan salinan itu ditembuskan ke Kepala Kejaksaan dari pengadilan dan perintah itu tidak dijalankan oleh Kejaksaaan Negeri Sumenep.

Dari poin pertemuan dengan Aswas meminta komitmennya Kejaksaan Tinggi untuk sesegera mungkin memanggil para pihak dan mengembalikan barang bukti kepada Pak Rahman korban penipuan. Dan menekan Kejaksaan Negeri Sumenep dan Jaksa itu dengan sangsi, tetapi yang terpenting dulu adalah mengembalikan barang bukti itu segera dikembalikan agar kerugian tidak melebar karena untuk usaha juga, terangnya.

Bu Yuni sebagai Kepala Aswas sangat positif sekali dan berjanji sebagai petugas tugasnya segera untuk menidaklanjuti ke Kejaksaan Tinggi Sumenep akan dipanggil semua untuk diperiksa termasuk Pelapor, agar komunikasi yang salah didalam pertanggung jawaban laporan dan pemerimaan laporan, pungkasnya.(S nto)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *