HUT Komunitas Cinta Suroboyo (KCS) Ke 2 Diperingati Dengan Beri Santunan Anak Yatim Piyatu

 86 total views,  2 views today

 

Pengurus dan anggota KCS foto bersama setelah beri bantuan ke tukang becak
Pengurus dan anggota KCS foto bersama setelah beri bantuan ke tukang becak

Surabaya, Indonesia Jaya – Komunitas Cinta Suroboyo (KCS) yang punya jargon “Golek Dulur Gak Golek Jeneng “dengan kompak merayakan 2nd Anniversary-nya pada hari Senin sore, 19 April 2021 di Kaza City Kapas Krampung. Surabaya, lantai I.

Meski dalam kondisi yang terbatas karena pandemi, namun hal ini tidak menghambat antusiasme dan kekompakan antara pengurus dan anggota KCS. Salah satu agenda utama di acara ini adalah menyantuni anak yatim /piatu dan memberi bantuan sembako ke abang tukang becak.

Ketua KCS Diana Rosiana Samar menjelaskan, “Jadi KCS ulang tahun kebetulan pada tahun ini bersamaan dengan bulan Ramadhan sebetulnya agenda seperti ini dalam tahun awal di adakan KCS. Saat itu kami bergabung betsama dgn organ lain hari ini tadi total 74 anak yatim piatu, dari target awal 100, krn kesiapan anggaran kami cukup utk 70 anak saja,,tapi yang hadir 74. Kita tidak memaksakan Alhamdulillah semuanya bisa teratasi oleh panitia dan tukang becaknya ada 5 orang. setahun dua kali kita mengadakan acara sosial spt ini, jelas Diana.

Lanjut Diana, “Memang karena kitai ini berawal berdirinya dari relawan Jokowi. Saya termasuk orang yang sangat menjunjung tinggi kebinekaan. Jadi kalau Lebaran saya acara ke muslim santunan anak yatim seperti ini.Kalau nanti Desember targetnya kita akan mengadakan acara bersama bpk -ibu jompo memperingati Natal.

Tapi selalu kita berusaha untuk tepat sasaran jadi nggak usah berpikir jauh -jauh tapi lingkungan sekitar kita ambil termasuk hari ini.Jadi kita tahu bahwa benar-benar anak tersebut anak yatim dan bukan orang berkecukupan, imbuh Diana.

Beri santunan ke anak yatim piatu
Beri santunan ke anak yatim piatu

Untuk khusus anggota KCS sendiri saya berharap, “Bahwa jika punys etikat baik hrs dgn pembuktian apabila tidak dibuktikan dlm kegiatan nyata itu adalah nol jadi marilah belajar kalaupun kita bukan orang berlebihan kita belajar memberi. Supaya Kenapa mengasah empati kita mulai dari hal yang kecil enggak perlu menjadi besar untuk berbagi cukup dengan apa yang kita punya nggak usah terlihat wah tapi paling tidak kita berani untuk memulai sekalipun itu sedikit, harap Diana.

Disingung tema Golek Dulur Gak Golek Jeneng Diana terangkan, “Itu jargon KCS bukan tema jadi jargon Golek Dulur Gak Golek Jeneng itu jadi Apapun permasalahanya alangkah baiknya kita selesaikan baik -baik. Karena kalau dulur itu bukan dilihat dari salah dan benarnya. Tapi keikhlasan kita untuk menerima seseorang itu dari sudut pandangnya masing-masing bukan dari salah atau masalahnya, terang Diana.

Pemotongan tumpeng HUT KCS oleh Penasehat di kasihkan ke Ketua KCS Diana
Pemotongan tumpeng HUT KCS oleh Penasehat di kasihkan ke Ketua KCS Diana

Anggota yang aktif cuma 48 dan simpatisannya. Karena setiap acara selalu melibatkan organ-organ lain dari luar jadi dari beberapa acara selalu organ-organ luar terlibat, utk itu saya mengucapkan terimakasih kpd para donatur dan semua yg hadir tanpa terkecuali ,terlebih KAZA Mall yg sdh support kami tempat tanpa mengeluarkan biaya sama sekali ,komunitas seni ,Independen Satu Komando, DAG ,ForKAS, khususnya Kiai Haji Khamid Amilludin Azmi sebagi ket PGN sby matur sembah nuwon atas kehadirannya ,Dan mohon maaf apabila ada yg lupa kami sebutkan.Salam seduluran.pungkas Diana.(S nto)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!