Polres Pelabuhan Tanjung Perak Rileas Kasus Pengeroyokan

 32 total views,  6 views today

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak di dampingi Wakapolres dan Kasat reskrim tunjukan barang bukti
Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak di dampingi Wakapolres dan Kasat reskrim tunjukan barang bukti

Surabaya, Indonesia Jaya – Polres Pelabuhan Tanjung Perak aksanakan Press Release kasus pengeroyokan yang terjadi di Jalan Kalimas Baru 3 Gang 8. Surabaya. Yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Press Rileas di laksanakan di Mako Polres Pelabuhan Tanjung Perak, Rabu pagi(28/04/21).

Press Release dipimpin langsung Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum S.Si., M.H. didampingi Wakapolres Pelabuhan Tanjung Perak Kompol Wahyu Hidayat, dan Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tg. Perak AKP Gananta.

Dua tersangka pengeroyokan yang sudah diamankan, AG (23) alamatk di Kalimas Baru Surabaya, dan MI (20) beralamat di Kalimas Baru, dan ada tersangka lain yang masih dalam pengejaran.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak AKBP Ganis Setyaningrum, S.Si., M.H., menjelaskan,” dalam kasus ini korban sempat diteriaki maling dan akhirnya warga sempat memukuli korban, karena korban telah diteriaki maling oleh sekelompok pelaku sebagai provokator.

Dan dari korban ini, dipukuli oleh kelompok tersebut dengan pecahan batu, ada yang menggunakan pipa, dan setelah melakukan pengeroyokan, korbanpun uangnya diambil, oleh pelaku atau tersangka, barangnya juga diambil, kemudian handphone juga milik korban juga diambil, selanjutnya dengan kejadian tersebut dilaporkan di Polres Pelabuhan Tanjung Perak, kemudian ditindaklanjuti, korban dibawa ke rumah sakit, dam pada saat itu kejadian Senin dini hari (19 April 2021), sekitar 02.00 WIB,” jelas Ganis.

“Kronologi kejadian, korban mendatangi kelompok pelaku yang akan menjelaskan tentang kejadian kesalah pahaman, dan saat di TKP korban langsung dikeroyok dengan menggunakan tangan kosong, batu, dan kayu, sampai korban tak sadarkan diri dan pingsan di TKP.

Setelah korban dinyatakan tak sadarkan diri, warga yang mengetahui segera membawa ke rumah sakit terdekat, didampingi oleh keluarga korban untuk mendapatkan pertolongan, setelah pulang dari rumah sakit, korban melaporkan kejadian tersebut,” imbuhnya.

Setelah beberapa hari saat dilaporkan, korban akhirnya meninggal dunia pada Jumat (23 April 2021) setelah menjalankan ibadah sholat Jumat.

Tersangka di bawa petugas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak
Tersangka di bawa petugas di Polres Pelabuhan Tanjung Perak

Dan barang bukti yang sudah diamankan oleh petugas dari tangan tersangka, yaitu uang, handphone, alat pemukul dan pakaian-pakaian korban.

Dalam kasus pengeroyokan ini, kedua tersangka dikenakan pasal 170 Ayat (2) ke (3) KUHP, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara,” pungkasnya. (S nto)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!