TPP Tak Dihapus Melainkan Dirapel Di Tahun Berikutnya

 32 total views,  2 views today

Pj Sekda Bondowoso saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media
Pj Sekda Bondowoso saat memberikan keterangan kepada sejumlah awak media

Bondowoso, Indonesia Jaya – Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) tahun 2021 di pemerintah kabupaten Bondowoso tak akan dihapus. Melainkan hanya ditunda dan akan dibayarkan di tahun 2022.

Pj Sekretaris Daerah Soekaryo dikonfirmasi pada Selasa (25/5/2021), menerangkan, kondisi ini menjadi alternatif terakhir manakala tak bisa menutup kekurangan dalam refocusing APBD 2021.

“Ini alternatif terakhir, kalau nanti kekurangan dalam refocusing APBD 2021. Jika dana cadangan tidak cukup untuk menutupi defisit. Maka jalan terakhirnya dana TPP ditunda. Bisa dirapel di tahun berikutnya,” katanya.

Ia menjelaskan jika masih bisa ditutupi melalui ruang-ruang lainnya. Maka tak akan ada penundaan pembayaran.

Ruang-ruang lain dimaksud yakni mencari dari dana pembangunan fisik yang tidak terlalu menjadi prioritas.

Termasuk, pendapatan hasil kerjasama, pendapatan pajak retribusi daerah, pendapatan pengelolaan barang daerah, dan pendapatan lain-lain yang sah.

“Sekarang masih disisir. Tetapi PUPR itu sudah refocusing potongan Rp 18 miliar,” paparnya.

Sementara untuk yang fisik kata dia, sepertinya sudah tidak ada yang DAK (Dana Alokasi Khusus). Sebab DAK itu mandatori.

Sementara Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBH CHT) ada Rp 9 miliar. Tetapi sudah aturannya.

“Untuk sosialisasi, tidak bisa dialihkan. DBH CHT yang aturannya limitatif ada di Diskoperindag. Bapak bupati dan Ketua DPRD sepakat untuk tidak merefocusing TPP,” imbuhnya.(NNG)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!