Kapolres Ngawi Bersama 4 Pilar Lakukan Penyekatan Di Exit Tol Ngawi

 44 total views,  4 views today

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan winaya,SIK bersama 4 pilar pemerintah salah satunya Dinas kesehatan lakukan penyekatan arus mudik
Kapolres Ngawi AKBP I Wayan winaya,SIK bersama 4 pilar pemerintah salah satunya Dinas kesehatan lakukan penyekatan arus mudik

Ngawi, Indonesia Jaya – Selasa (25/5/2021) Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya, SIK bersama 4 pilar pemerintah daerah Kabupaten Ngawi yg salah satunya Dinas kesehatan perwakilan dari Puskesmas gemarang lakukan penyekatan di exit tol Ngawi , bahwa idul fitri 1442 H ini penyekatan akan diperpanjang sampai senin (31/5/2021) .

Kapolres Ngawi AKBP I Wayan Winaya,SIK menjelaskan,” Penyekatan di exit tol ngawi untuk mengurangi bertambahnya covid-19, yaitu apabila ada yang melanggar maka akan dilakukan tes swab oleh satgas gugus tugas covid-19 dan Dinas kesehatan tingkat 2 (dua) , bagi yang positif langsung dievakuasi untuk dikarantina,” jelasnya.

” Kami tidak mempersulit dan menyusahkan tapi anggaplah apa yang kami lakukan untuk keselamatan bersama selama pandemi covid-19 belum berakhir,” tambahnya.

Selama penyekatan arus mudik diperpanjang sampai tanggal 31 mei 2021, meskipun belum terlihat ada yang melanggar, kami tetap menempati pos penyelatan exit tol Ngawi, sekalian sosialisasi arus balik pada pemudik, bahwa penyekatan arus mudik lebaran 1442 H ini akan diperpanjang sampai senin 31 mei 2021 mendatang” tegasnya.

Kepala Dinas kesehatan Ngawi dr.Yudono,MM.kes juga menambahkan,” Kami akan menambahkan alat rapid antigen untuk 500 pemudik karena lebaran H- 4 lalu sempat kekurangan alat rapid antigen karena pemudik menumpuk di posko pemeriksaan dan penyekatan,” terangnya.

Kepala Dinas Kesehatan Ngawi dr.Yudono,MMkes
Kepala Dinas Kesehatan Ngawi dr.Yudono,MMkes

Dilain tempat dirut RSUD dr.Soeroto Ngawi dr.Agus Priyambodo,MMkes juga menambahkan,” setelah ditetapkan sebagai rumah sakit rujukan pemerintah provinsi jawa timur harus menyediakan sarana dan prasarana termasuk ruang isolasi beberapa kamar , peralatan, dan APD ( Alat Pelindung Diri) , dan RSUD dr.Soeroto Ngawi juga akan menerima bantuan dari provinsi alat rapid test untuk ODR ( Orang dalam Resiko ) dan ODP (Orang dalam Pemantauan) , ” tambahnya. (Lina / Adv)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!