LSM Jack Centre Minta Pidsus Kejari Agar Mengedepankan Profesionalisme Tangani Kasus PT.Bogem

 26 total views,  4 views today

Kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso.
Kantor Kejaksaan Negeri Bondowoso

Bondowoso, Indonesia Jaya, – Setelah Kejaksaan menetapkan Dua tersangka baru dalam kasus PT. Bondowoso Gemilang berdasarkan pasal 55 KUHP dan sampai saat ini masih dalam proses, tidak membuat lelah bagi Direktur LSM Jack Centre untuk terus mengawal kasus PT. Bogem sebagai BUMD.

Direktur LSM Jack Centre mengatakan tidak ada kata lelah ataupun patah semangat dalam mengawal kasus PT Bogem, gus jack menduga ada pelanggar yang lain dan tentunya Kejaksaan bisa melakukan pendalaman apa yang melatarbelakangi munculnya penyelahgunaan yang berujung pada kerugian negara.

” Apa mungkin selaku Direktur melakukan persetujuan pembelian kopi tanpa ada persetujuan dari RUPS dan hasil telaah dari komisaris ” Ucapnya.

Gus Jack melanjutkan Semua harus dibuka tanpa ada tebang pilih sehingga jelas di masyarakat karena persoalan PT. Bogem ini sudah bukan jadi rahasia lagi dan sudah jadi konsumsi publik sehingga Kejaksaan Negeri tidak perlu ragu karena sangat jelas pasal 55 KUHP itu.

Mengingat dalam UU 40 Tahun 2009 tentang Perseroan Terbatas pasal 64 bahwa rencana kerja itu harus mendapat persetujuan RUPS dan harus ditelaah lebih dahulu oleh Dewan Komisaris dan juga pada Permendagri 118 tahun 2018 pasal 12.

Maka dari uraian tersebut di atas Gus Jack meminta pidsus harus kooperatif melaksanakan perintah pengadilan tipikor perihal pasal 55 itu sebagai wujud dari pengembangan pasal tindak pidana korupsi.

Menurut Gus Jack pidsus wajib untuk segera menghadirkan anggota komisaris yang sekaligus mantan Plt sekda bondowoso yaitu Bapak Karna Suswandi agar bisa memberikan keterangan berkaitan dengan perbup 59 tahun 2018 dan SK realisasi anggaran PT.Bogem.

Di samping itu Bupati Salwa Arifin juga di pandang perlu untuk di hadirkan untuk melengkapi perihal persetujuan dan pengesahan bisnis plan PT.Bogem selaku komisaris dan pemilik saham.

” Nah Sekarang kembali ke Kejaksaan berani atau tidak membuka persoalan PT. Bogem sampai tuntas tanpa tebang pilih ” tegas Gus Jack. (NNG/EJ).

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!