Diduga Ada Peran Oknum DLH Kabupaten, PT. Efrand Berkat Aditama Nekat Beroperasi

 47 total views,  4 views today

Kantor satpol PP kabupaten Mojokerto
Kantor satpol PP kabupaten Mojokerto

Mojokerto, Indonesia Jaya – Dinas Lingkungan Hidup mempunyai tugas membantu Bupati melaksanakan urusan pemerintahan bidang lingkungan hidup yang menjadi kewenangan Daerah dan tugas pembantuan yang ditugaskan kepada Daerah.

Tetapi lain apa yang dilakukan oleh oknum DLH (dinas lingkungan hidup) kabupaten Mojokerto, ketika mencuat beberapa media yang memberitakan terkait perijinan yang diduga kuat belum dimiliki oleh perusahaan rumah pemotongan hewan (RPH) yakni PT. efrand berkat aditama,malah kesannya menutupi dan mengabaikan apa yang telah terjadi.

Berawal dari keterangan yang diberikan oleh Wildan selaku HRD yang mengatakan bahwa sesuai intruksi dan pengarahan dari Zulfikar selaku kasi penataan dan penertiban lingkungan hidup untuk tidak mengijinkan pihak luar ataupun Wartawan untuk masuk dan melihat ke tempat bak penampungan air yang akan dialirkan ke sungai, ada apa dengan intruksi Zulfikar itu, apakah itu memang wewenang dari pejabat dinas lingkungan hidup ??

Zulfikar selaku kasi penataan lingkungan hidup
Zulfikar selaku kasi penataan lingkungan hidup

Kamis 27/5/21 Tim awak media Indonesia jaya dan beberapa media lain mendatangi kantor dinas lingkungan hidup guna klarifikasi atas pernyataan yang diucapkan kepada Wildan (HRD) PT.efrand berkat Aditama.

Dari keterangan itu Zulfikar mengelak apa yang sudah disampaikan oleh Wildan dan yang lebih miris dari keterangan yang diberikan Zulfikar selalu berganti-ganti (Plin Plan) dan ini bukan pertama kali aja Zulfikar dalam memberikan keterangan yang tidak sesuai,bila pejabat dari dinas pemerintahan berwatak seperti ini, apakah masih pantas untuk menjabat sebagai pelayan masyarakat ??

Salah satu pernyataan konyol seorang kasi dari dinas lingkungan hidup itu yakni saat dikonfirmasi terkait ijin ipal yang dimiliki oleh PT. efrand berkat aditama, Zulfikar mengatakan sudah ada, namun saat Tim meminta sekedar menunjukan surat ijin ipal, malah gambar sebuah bibir sungai dan bak penampungan air, yang jadi pertanyaan kami sekelas kasi apa gak paham apa surat ijin ipal itu,yang kami tanya ijin ipal kok malah gambar semacam itu “ungkap salah satu anggota media yang saat itu ikut hadir.

Tidak puas dengan keterangan dari Zulfikar, tim bergegas menuju ke resepsionis untuk meminta ijin menyampaikan kepada kepala dinas lingkungan hidup. Kami meminta ijin ke resepsionis untuk bisa ketemu dengan Kadis, karena kami lihat Kadis ada di kantornya, namun berselang beberapa menit menunggu tak kunjung keluar,ada yang aneh dalam pengamatan Tim saat menunggu kadis keluar dari kantornya itu.

Zaki selaku kasi penyelidikan dan penyidikan
Zaki selaku kasi penyelidikan dan penyidikan

Saat menunggu didepan kantor,nampak mobil dinas Kadis sudah di persiapkan dan sopir pun sudah siaga,tapi yang terjadi aneh mobil dinas keluar tanpa Kadis dan terlihat dua mobil saling beriringan, namun yang satu keluar dari sisi samping kanan tepatnya dari depan mushola.Di saat bersamaan itu keluar petugas resepsionis menghampiri Tim dan mengatakan bahwa Kadis tidak ada dikantor, aneh tapi nyata.

Maka dalam hal ini dugaan kuat Kadis keluar dari pintu samping naik mobil yang lain untuk mengindari pertemuan dengan para awak media yang sedang menunggu, apakah ini salah satu karakter pejabat pemerintah ketika mau di konfirmasi awak media ??

Dengan beberapa data dan keterangan yang kami dapatkan,baik dari PT.efrand berkat Aditama maupun dari DLH,maka Jum’at 28/5/21 Tim mendatangi kantor satpol PP kabupaten guna menyampaikan dan melaporkan terkait dugaan pelanggaran perda.

Kedatangan Tim awak media Indonesia jaya ditemui langsung oleh ZAKI,SE,M.SI sebagai kasi penyelidikan dan penyidikan, dari seluruh data dan keterangan itu ZAKi berjanji akan menindaklanjuti pemberitahuan dan penyampaian dari media Indonesia Jaya dan bila terbukti bersalah pihak satpol PP tidak segan menindak tegas PT.efrand berkat Aditama “ungkapnya.

Sampai berita ini dinaikan kami masih menunggu pihak-pihak lain untuk dikomfirmasi {Bondet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!