Masyarakat Surabaya Keluhkan Jukir Di Minimarket Dan Foto Copy

 28 total views,  2 views today

Jurkir di salah satu Minimarket di Surabaya
Jurkir di salah satu Minimarket di Surabaya

Surabaya, Indonesia Jaya – Juru parkir (jukir) di minimarket dan Fotocopy kerap dikeluhkan oleh masyarakat. Banyak masyarakat tidak mengetahui apakah jukir tersebut legal atau ilegal.

Seperti yang diungkapkan salah seorang warga Surabaya, Tidak bisa disebutkan namanya. Ia sering ditagih uang parkir oleh jukir, padahal di minimarket tersebut jelas terpampang pemberitahuan ‘parkir gratis’.

Sering ditagih parkir, padahal tulisannya parkir gratis, terus pas diminta karcis atau bukti resmi tidak dikasih, sebenernya bukan di minimarket aja, tapi sebagian di pinggir-pinggir jalan kota surabaya juga sering,

Tarif parkir di atas ketentuan serta kelakuan juru parkir yang terkesan arogan ternyata masih banyak dikeluhkan warga Surabaya.

Hampir seluruh minimarket serta kios foto copy di Surabaya selalu dimanfaatkan juru parkir liar untuk menarik tarif parkir sembarangan.

“Yang paling parah ya di minimarket sama fotocopy-an, minimarket ada tulisan bebas parkir ya masih ngeyel ditagih, di fotocopy-an ya pisan. fotocopy mek Rp500 ditagihe Rp2000.

Di undang undang Pasal 368 ayat 1 berbunyi Barang siapa dengan maksud untuk menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, memaksa seorang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan untuk memberikan barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian adalah kepunyaan orang itu atau orang lain, atau supaya membuat hutang maupun menghapuskan piutang, diancam karena pemerasan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun.

PERATURAN DAERAH KOTA SURABAYA
NOMOR 8 TAHUN 2012 TENTANG
RETRIBUSI PELAYANAN PARKIR DI TEPI JALAN UMUM tidak melaksanakan kewajibannya sehingga merugikan keuangan Daerah diancam pidana kurungan paling lama 3 (tiga) bulan atau pidana denda paling banyak 3 (tiga) kali jumlah
retribusi terutang yang tidak atau kurang dibayar. (S nto)

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!