Istri Kades Dengan Sinis Katakan Wartawan Racun Dunia

 44 total views,  6 views today

Gambar ilustrasi
Gambar ilustrasi

Mojokerto, Indonesia Jaya –  Istri kades kedunggede, kecamatan dlanggu, kabupaten Mojokerto tidak terima dengan segala pemberitaan menyangkut suaminya sehingga menyebut wartawan adalah racun dunia, begitu bahayanya profesi wartawan bagi istri kades ini sehingga wartawan dianggap sebagai racun ??

Karya tulis seorang jurnalis bisa mengangkat pamor pejabat,artis atau yang lainnya untuk bisa dikenal masyarakat karena prestasi dan kebaikan yang dilakukan di masyarakat dan sebaliknya seorang pejabat,artis juga bisa hancur jabatan karirnya karena karya tulis seorang wartawan, dalam hal ini mungkin wartawan dianggap racun karena wartawan tersebut pernah menulis prestasi yang tidak baik. Dan dianggap madu bila wartawan menulis prestasi buruk di rubah baik yang dilakukan oleh pejabat atau yang lainnya.

Apa yang dikatakan istri kades kedunggede itu tidak mencerminkan sebagai istri seorang pejabat, apa karena jurnalis media Indonesia Jaya pernah mengangkat beberapa berita terkait dugaan penyelewengan anggaran negara yang di lakukan suaminya. Kasusnya saat ini masih didalami oleh polres kabupaten Mojokerto,dan yang terakhir media Indonesia Jaya juga mengangkat berita terkait warga desa kedunggede yang di gruduk warganya karena program PTSL yang diselenggarakan oleh pemerintah desa kedunggede tak kunjung selesai,meski sebagian besar warganya sudah banyak yang membayar, setelah kita kembangkan informasinya ternyata pada tahun yang direncanakan itu pihak BPN kabupaten Mojokerto tidak pernah merasa menerima pengajuan dari pemerintah desa kedunggede.

Istri kades kedunggede yang mengatakan wartawan adalah racun dunia
Istri kades kedunggede yang mengatakan wartawan adalah racun dunia

Kamis 10/6/21 sekitar pukul 14.58 wib tim awak media datang ke kediaman kades kedunggede atas dasar undangan permintaan orang kepercayaan istri kades Kedunggede.
Sesampai di rumah kades,sambutan awal istri kades kedunggede itu sudah menunjukkan wajah yang kurang bersahabat, tanpa senyum pada umumnya tuan rumah menyambut tamu,wajah sinis lebih ditonjolkan.

Bahasa dan kata-kata yang di lontarkan pada awak media Indonesia Jaya lebih kearah tuduhan daripada pertanyaan. Salah satu tuduhan yang dilontarkannya yakni terkait pemberitaan mengenai proyek TPT yang ada di desanya. Tim awak media Indonesia Jaya tidak pernah memberitakan hal tersebut, bahasa yang menarik dan patut dipertanyakan kenapa istri kades itu mengatakan,cek kandele se kulite wong Iki (kok tebalnya sih kulit orang ini)karena yang ada didepan istri kades kedunggede saat itu awak media Indonesia Jaya maka dipastikan yang di maksud adalah awak media Indonesia Jaya.

Seperti kita ketahui bersama bahwa suaminya {kades}kedunggede saat ini lagi berurusan dengan aparat penegak hukum,baik Kejaksaan dan Polres kabupaten Mojokerto. Dengan masa jabatan masih pemula, kades kedunggede sudah berurusan dengan aparat penegak hukum, dengan begini kita bersama tau bagaimana sepak terjang dan gaya kepemimpinan yang dilakukan kades kedunggede.

Selain menjalani pemeriksaan Kejaksaan beserta Polres kabupaten Mojokerto. Dan Inspektorat kabupaten Mojokerto menilai kinerja dan program yang dijalankan desa kedunggede ini masuk dalam daftar rapor merah, penilaian rapor merah disampaikan oleh salah satu pejabat inspektorat melalui pesan WhatsApp. Bila semua pengawas dan penegak hukum sudah turun memeriksa kinerja kepala desa,di duga ada sesuatu yang terjadi didesa kedunggede kecamatan dlanggu kabupaten Mojokerto.

Dengan kejadian ini masyarakat berharap penegakan hukum dilakukan,bila terbukti kades melanggar hukum maka hukum wajib ditegakan dan bila tidak terbukti secara hukum maka keadilan harus diberikan kepada kepala desa yang dimaksud.

Sampai berita ini dinaikan kami masih mencari pihak-pihak terkait untuk di Komfirmasi {Bondet}

Bagikan berita ini

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

error: Content is protected !!