Wasek DPC PDIP Dorong Upaya Gotong Royong Pencegahan Demam Berdarah

 46 total views,  2 views today

Caption : Wakil sekretaris DPC PDI-P ACHMAD HIDAYAT sedang mendatangi kampung-kampung memberikan solusi ke warga

Surabaya, Indonesia Jaya – Musim hujan dapat membawa penyakit tertentu yang dapat merugikan.Suhu dan cuaca menjadi pengaruh utama menurunnya suatu kondisi tubuh yang menyebabkan penyakit mudah masuk.
16 – 01- 2023

Selain itu beberapa faktor eksternal salah satunya serangga dan tumbuhan dapat menjadi sumber penyakit itu sendiri. Salah satu faktor eksternal yang akan dibahas dalam artikel kali ini yaitu nyamuk yang bisa membawa penyakit demam berdarah dengue.

Saat musim penghujan terdapat genangan dimana-mana sehingga menjadi sarang nyamuk untuk berkembang biak. Karena hal tersebut, pertumbuhan serta populasi nyamuk meningkat dan dapat menularkan penyakit DBD.

Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya Achmad Hidayat mengungkapkan mendapati sejumlah warga dirawat dirumah sakit saat dirinya blusukan ke sejumlah kampung karena DBD.

“Di Kampung – kampung Padat Penduduk yang rumahnya berhimpitan beberapa warga saya temui sedang dirawat karena terkena Demam Berdarah, ini harus menjadi perhatian bersama”,kata Achmad Hidayat

Dirinya menyebutkan bahwa upaya Gotong – Royong Pencegahan Demam Berdarah menjadi kunci dalam upaya menekan angka infeksi DBD. Seringkali ia juga menjelaskan bahwa fogging itu hanya bisa dilakukan untuk memberantas nyamuk dewasa namun harus di tekankan dalam pada upaya Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN).

“ Kalau bisa kader – kader PDI Perjuangan menjadi pelopor bersama sama tokoh masyarakat , tokoh kampung dan ibu – ibu dalam gerakan 3M Plus yaitu Menguras , Menutup dan Mendaur ulang limbah bekas”,pungkas Politisi Muda PDI Perjuangan

Achmad Juga menyebutkan agar masyarakat memanfaatkan tanaman herbal seperti lavender , Serai dan Lidah Mertua yang aromanya tidak disukai nyamuk pada musim hujan datang.{YOK}

Bagikan berita ini
kata2

Recommended For You

About the Author: pemimpin redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *